La Decima Tak Menjamin Masa Depan Ancelotti

heng.jpg 

Berita soccer terbaru dan terkini bola dari Agen Bola Indo11–Madrid – Real Madrid akhirnya meraih La Decima di bawah arahan Carlo Ancelotti. Meski begitu sukses tersebut tetap tidak lantas menjamin posisi Ancelotti terus aman di musim depan.

Ancelotti menjadi pelatih yang berhasil mengantar Madrid mengakhiri puasa gelar Eropa dalam 12 tahun. Pada akhir pekan lalu, Los Blancos meraih trofi Liga Champions yang ke-10 setelah mengalahkan rival sekotanya Atletico Madrid 4-1 di Lisbon, Portugal.


Agen Judi Bola Indo11 Terbaik–Trofi juara Liga Champions melengkapi sukses Madrid yang sebelumnya sudah mengantongi trofi Copa del Rey. Kendatipun cuma finis ketiga di La Liga, pencapaian Madrid ini disambut dengan sangat luar biasa oleh para pendukungnya.

Judi online indo11Bagi Ancelotti, itu menjadikan entrenador Italia itu orang kedua setelah Bob Paisley sebagai manajer yang berhasil mengoleksi tiga titel Liga Champions atau Piala Eropa. Dua trofi sebelumnya diperoleh Ancelotti dengan AC Milan (2003, 2007).

Pertaruhan Gelar Dan Harga Diri

 ww.jpg

Berita terbaru dan terkini bola Soccer dari Agen Bola Indo11 – semua mata setiap insan se-kolong langit, bakal tertuju ke Santiago Bernabéu, Senin dini hari mendatang. Apalagi “hajatan” terbesar di stadion yang berlokasi Ibu Kota Spanyol itu kalau bukan duel klasik menjamu seteru bebuyutan, Barcelona.

Gesekan dua rival abadi ini akan kian terasa mendebarkan lantaran pemenang dari pertempuran El Clásico kedua pada jornada 29 ini, bakal jadi ajang pertaruhan gelar La Liga. El Real sendiri masih bergeming di pucuk klasifika dengan selisih empat poin dari sang tamu.

Tapi siapa bilang gelar La Liga sudah di luar jangkauan Barca, meski saat ini terpaksa menggantungkan diri di peringkat tiga klasemen.Mediocampista Andrés Iniesta malah antusias untuk mendekatkan diri mereka dalam rangka mempertahankan gelar di tempat sulit macam Bernabéu.

Perebutan Tempat Ketiga Akan Dipimpin Wasit Afrika

a.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, pertandingan untuk memperebutkan tempat ketiga akan dipimpin wasit asal Afrika.

FIFA telah menunjuk wasit Aljazair, Djamel Haimoudi untuk memimpin duel Brasil versus Belanda di Estadio Nacional Brasilia pada hari Minggu 13 Juli nanti. Haimoudi juga bertugas di pertandingan fase grup antara Australia versus Belanda dan Kosta Rika versus Inggris, ia juga memimpin Belgia lawan Amerika Serikat di babak 16 besar.

Tahun lalu wasit berusia  43 tahun itu memimpin dua pertandingan Piala Konfederasi, ia juga memiliki pengalaman bertugas di Piala Dunia Klub 2012 dan Piala Dunia U-20 2011.

Di zona Afrika (CAF) ia termasuk salah satu wasit papan atas, terlibat di Piala Afrika 2008, 2012 dan 2013 termasuk final Piala Afrika 2013 antara Nigeria versus Burkina Faso.

Dalam pertandingan Brasil melawan Belanda, Haimoudi akan dibantu oleh Redouane Achik (Maroko) dan Abdelhak Etchiali (Aljazair) sebagai asisten serta wasit Jepang, Yuichi Nishimura sebagai fourth official.

Jerman Ambil Untung dari Performa Bagus Bayern

a.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Munich - Performa bagus Bayern Munich dalam beberapa musim terakhir disebut memberi keuntungan kepada tim nasional Jerman. Dengan bertulangpunggungkan pemain-pemain Die Roten, Jerman kini berusaha meraih trofi Piala Dunia keempat mereka.

Adalah eks kiper timnas Jerman, Jens Lehmann, yang berpendapat demikian. Kehadiran Thomas Mueller, Philipp Lahm, Manuel Neuer, Bastian Schweinsteiger, Toni Kroos, dan Jerome Boateng sebagai pemain utama telah memudahkan permainan Die Mannschaft.

Mueller dan rekan-rekannya itu, kata Lehmann, sudah paham cara bermain satu sama lain dan ini memudahkan Joachim Loew untuk mengaplikasikan taktik di atas lapangan.

Lehmann kemudian mencontohkan ketika Spanyol menjuarai Piala Dunia empat tahun silam. Kala itu, mayoritas pemain La Furia Roja berasal dari Barcelona yang sedang jaya-jayanya.

Bayern Datangkan Juan Bernat

a.jpg

Agen Bola Melaporkan Berita Olahraga Terkini dan terbaru Indo11.com  Munich - Bayern Munich berusaha memperkuat lini pertahanannya untuk musim mendatang. Die Roten telah mengumumkan perekrutan pemain berposisi bek kiri, Juan Bernat, dari Valencia.

Bernat menjalani tes medis di Bayern pada Senin (7/7/2014) dan selanjutnya menandatangani kontrak berdurasi lima tahun. Bayern tak mengumumkan berapa nilai transfer bek berusia 21 tahun ini.

Bernat, yang juga bisa bermain sebagai winger kiri, adalah pemain ketiga yang didatangkan Bayern pada musim panas ini setelah Robert Lewandowski dan Sebastian Rode. Dia mendapatkan kostum bernomor punggung 18.

"Juan Bernat adalah pemain muda luar biasa yang telah lama kami pantau. Dia cepat, punya tekel bagus, dan punya naluri mencetak gol yang bagus," ujar Direktur Olahraga Bayern, Matthias Sammer, di situs resmi klub.

"Kami yakin telah melakukan investasi yang sangat bagus untuk masa depan tim kami dengan merekrut Juan Bernat. Kami menyambutnya dengan hangat di FC Bayern!" kata Sammer.

Bernat adalah lulusan akademi Valencia dan melakoni debutnya untuk tim utama pada 2011. Musim lalu dia tampil 49 kali di semua kompetisi dan mengemas dua gol.

Robben Yakin Belanda Menang Lawan Mexico

 
g.jpg
Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Tim nasional Belanda akan menghadapi lawan tangguh Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Estadio Governador Placido Aderaldo Castelo, Fortaleza, Minggu (29/6). Winger Belanda, Arjen Robben, memperkirakan laga nanti tak akan mudah untuk dilalui timnya.

Meski, Belanda berstatus sebagai juara grup B dan Meksiko adalah runner-up grup A. Untuk itu, penggawa Bayern Munich ini mewanti-wanti timnya agar tetap waspada pada laga nanti.

Seperti diketahui, Belanda melenggang mulus ke fase 16 besar setelah meraih tiga kemenangan atas Spanyol (5-1), Australia (3-2), dan Chile (2-0).

"Kami pasti bisa menang, tapi saya rasa kami bukan favorit. Kami harus tetap tenang sekarang, karena perangkapnya jelas: Menurut banyak orang kami sudah di semifinal. Padahal tidak seperti itu," ujarnya.

 

Iran Berusaha Untuk Lolos Fase Grup

heng.jpg


Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Iran tak pernah bermimpi untuk tampil di sebuah final Piala Dunia. Maka, pertandingan melawan Bosnia Herzegovina adalah sebuah final tersendiri buat mereka.

Sebelum tahun ini Iran pernah menjadi kontestan di tiga Piala Dunia: 1978, 1998, dan 2006. Hasilnya, mereka selalu kandas di babak grup. Dari total 9 kali bertanding, mereka hanya menang satu kali dan kalah enam kali.

"Simpel saja. Waktu kami meninggalkan Teheran, semua orang tahu kami takkan ke sini untuk menjadi juara. Tidak ada yang mengharapkan dan menuntut begitu," tutur pelatih Iran, Carlos Queiroz.

"Tapi kami diperkenankan memimpikan lolos ke babak knockout. Tujuan pertama kami adalah menempatkan Iran di peta Piala Dunia di Brasil. Kami telah mencapai itu dan kami telah mendapatkan respek."

Iran hanya bisa lolos ke babak 16 besar apabila menang atas Bosnia dan Nigeria kalah dari Argentina dengan jumlah gol tertentu. 

"Sekarang mimpi kami adalah lolos ke babak kedua. Biarkan kami memimpikan hal itu. Bebas-bebas saja untuk bermimpi, bukan?" tukas Queiroz.

Honduras Dinilai Bermain Kasar, Sang Pelatih Berkomentar

 Heng.jpg


Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Honduras mendapat sorotan terkait gaya bermain yang dinilai kasar kala mereka berhadapan dengan Prancis di laga Grup E. Namun pelatih Ekuador menyatakan bahwa gaya bermain timnya masih sesuai aturan.

Dalam pertandingan di Estadio Beira-Rio, Porto Alegre, Honduras bemain dalam intensitas yang cukup tinggi. Para pemain Honduras tak segan untuk menekel atau melakukan kontak fisik dengan Karim Benzema dkk.

Agresifnya permainan yang diperagakan Honduras pada akhirnya berbuah satu kartu merah. Wilson Palacios diusir keluar lapangan setelah mendapat kartu kuning kedua di akhir babak pertama karena melanggar Paul Pogba. Kartu kuning pertama untuk Palacios juga hasil dari kontak fisiknya dengan pemain Juventus itu.

Soal gaya bermain timnya itu, Suarez menyanggah jika anak-anak didiknya tampil kasar. Dia menilai bahwa agresivitas Honduras tak melewati batas aturan.

"Saya pikir kami tidak melewati batas. Tentu kami punya gaya kami sendiri, gaya yang kuat dan intens, tapi kami selalu menghormati peraturan pertandingan dan jika tidak maka wasit akan mengambil keputusan," ujar Suarez.

"Dalam pertandingan kompetitif ini adalah kali pertama kami mendapat kartu merah. Kami tidak pernah mendapatkannya selama kualifikasi."

"Saya tidak suka mengeluh karena itu bukan sifat saya, tapi terlalu banyak komentar yang mungkin sudah berpengaruh pada wasit," katanya menambahkan.

Kartu Merah Pertama di Piala Dunia 2014

 Heng.jpg

Agen Bola terpercaya indo11.com melaporkan, Pemain timnas Uruguay, Maxi Pereira jadi pemain pertama yang mendapatkan kartu merah pada Piala Dunia 2014. Pereira mendapatkannya pada laga melawan Kosta Rika.

Pada laga yang berlangsung di kota Fortaleza tersebut, Uruguay menelan kekalahan 1-3. Padahal, Uruguay unggul lebih dulu lewat tendangan penalti Edinson Cavani di menit ke-23.

Namun, setelah unggul, Uruguay justru kesulitan untuk membendung tekanan Kosta Rika. Mereka kerap kesulitan menghadapi umpan silang dan set piece Kosta Rika.

Imbasnya, gawang yang dikawal Fernando Muslera dibobol tiga kali oleh Joel Campbell, Oscar Duarte, dan Marco Urena. Gol Campbell diawali oleh sebuah umpan silang, sementara gol Duarte diawali oleh sebuah tendangan bebas.

Ketika sudah unggul 3-1 pada menit ke-84, Kosta Rika mulai berani membuang-buang waktu. Sial buat Uruguay, strategi buang-buang waktu ini membuat Pereira terpancing.

Bek berusia 30 tahun itu bertindak sembrono dengan menyepak kaki Campbell pada menit 90+5, ketika penyerang Kosta Rika itu tengah menahan bola di sisi kiri pertahanan Uruguay.

Tanpa ampun, wasit asal Jerman, Felix Brych, pun langsung memberinya kartu merah.

Rakitic Diklaim Dapat Tawaran dari Madrid, Barca, dan Atletico

 heng.jpg

Berita Olahraga Terkini dan terbaru dari Agen Bola Indo11 Madrid – Performa apik yang diperlihatkan Ivan Rakitic selama 2013/2014 membuat tiga klub top Spanyol diklaim meminatinya. Tapi, Rakitic disebut tidak mau buru-buru membuat keputusan.

Rakitic tampil sebanyak 34 kali musim lalu, menyumbang 12 gol, dan juga 10 assist. Dia juga jadi salah satu faktor kesuksesan Sevilla bisa mengangkat trofi Liga Europa di akhir musim.

Agen Bola Indo11 Terpercaya  Sang ayah, Luka, menyebut bahwa Rakitic sudah menerima ketiga tawaran dari Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona, tapi tidak akan membuat keputusan sebelum Piala Dunia berlangsung.

"Saudaranya yang juga agennya, Dejan, sudah mendapatkan tawaran dari Real Madrid, Barcelona, dan Atletico. Tapi, kami akan membuat keputusan sesudah Piala Dunia," ujar Luka.

Rakitic sudah menunjukkan talenta bagus ketika memperkuat Schalke 04. Kendati demikian, penampilannya sempat menurun dan diwarnai beberapa tindakan indisipliner. Schalke kemudian menjualnya dengan harga murah, yakni 2,5 juta euro, pada 2011.